Ngalup Collaborative Network Gandeng Venture Capital Untuk Beri Pengetahuan Investasi ke Startup

Whatsup Startup #3

MALANG – Mendekati akhir bulan November 2021, Ngalup Collaborative Network membuat gebrakan baru. Melalui program What/s startup, mereka mengajak para pelaku usaha rintisan untuk bertemu dan berdiskusi langsung dengan Venture Capital melalui zoom meeting, Jumat (19/11/2021), secara gratis.

Sebelum kegiatan dimulai, beberapa peserta mulanya diberi sedikit gambaran terkait venture capital yang ada melalui sesi networking. Salah satunya, adalah Kolibra, perusahaan yang bergerak di bidang modal usaha tersebut biasanya memberikan investasi pada perusahaan rintisan series A, yang biasanya diberikan setiap tahun.

Kemudian, ada juga venture capital lain, yakni Alpha Momentum selalu rutin mengadakan pitch day yang digelar bagi pelaku startup. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu dukungan dan fasilitasi terhadap pelaku startup.

Adapun Prasetia Investment yang berfokus pada pendanaan bagi startup B2B tahap early stage bagi lebih dari 100 startup di Asia Tenggara khususnya Indonesia.

Venturra Discovery juga turut hadir melalui perwakilannya, mereka berfokus pada perusahaan teknologi tahap awal yang sudah siap untuk berekspansi di kancah internasional, meliputi sektor e-commerce, fintech, marketplace, healthcare dan pendidikan.

Venture capital yang terakhir adalah Indogen Capital yang berfokus pada post-seed stage sampai seri A bagi founder startup yang ingin bertumbuh di Asia Tenggara.

Whatsup Startup

Dokumentasi Whatsup Startup

Dalam sesi networking tersebut, diharapkan, para pelaku startup bisa mendapatkan pengetahuan dan program baru dari venture capital. Sehingga, mereka bisa mempersiapkan diri untuk mendapatkan funding.

Setelah melakukan diskusi singkat, kemudian dilanjutkan sesi one on one yang dilakukan oleh beberapa pelaku startup dan speaker dari sejumlah venture capital, yakni Maria Natashia selaku Investment Manager at Prasetia, Gabriella Joselin Nainggolan selaku Investment at Kolibra Capital, Nisrina Firyal selaku Analyst at Venturra Discovery, Arung Sulthan Pamuka selaku Investment Associate at Alpha Momentum Indonesia dan Athaya Kadzima selaku Investment Associate at Indogen Capital.

Sesi one on one tersebut digelar di lima breakout room, yang dihadiri lebih dari 20 orang peserta. Satu persatu dari perwakilan startup melakukan sesi konsultasi. 

Salah satunya, yakni perwakilan Venture Capital, Maria melakukan sesi diskusi dengan perwakilan startup Citro, yakni Samuel. Dalam sesi tersebut, Maria menjelaskan, bahwa venture capital merupakan fund manager yang juga mengelola dana orang lain. Mereka mencari limited partner untuk investasi di perusahaan venture capital dengan janji tertentu.

Sehingga, dalam menentukan investor bagi startup miliknya, Samuel harus mengetahui kondisi usaha rintisannya dulu berada di tahapan mana. Jika memang masih dalam tahapan awal, bisa memulai dengan angel investor. Dimana, angel investor berdiri sendiri. Sementara, jika startup sudah shuttle, bisa menentukan investor visi.

Menurut Maria, agar bisa menentukan investor, startup sudah harus berbentuk MVP dan telah selesai diuji coba terhadap dua sampai tiga customer. Setelah itu, founder startup bisa mencari investor, baik melalui linkedin maupun informasi dari pelaku startup lainnya.

Setelah memberikan funding, ada venture capital yang ikut memberikan ide baru terhadap pengembangan sebuah startup. Namun, ada yang tidak. Sehingga, sebelum menentukan investor, lebih baik dilakukan riset terlebih dahulu.

Saat ini, salah satu perusahaan permodalan, yakni Kolibra Capital ingin mengajak para startup melakukan kolaborasi. Caranya, dengan menghubungi 

Instagram: Link
Website: Link
Linkedin: Link

Share Link

Berlangganan Newsletter

LOGO