6 Cara Menguasai Proses Bisnis Agar Perusahaan Sukses

Photo of author
Written By ngalup

Artikel ini telah diterbitkan oleh
Ngalup Collaborative Network.

Highlights
  • Proses bisnis dapat mendukung peningkatan efisiensi sekaligus produktivitas perusahaan .
  • Pengelolaan proses yang efisien memberi nilai tambah bagi bisnis serta mengoptimalkan pengeluaran operasional.
  • Kenali jenis-jenis alur operasional yang menunjang keberhasilan bisnis di setiap departemen perusahaan.
  • Manajemen proses bisnis yang berdampak langsung pada percepatan pertumbuhan dan ekspansi bisnis.

Agar perusahaan cepat sukses, setiap kegiatan perlu berjalan efisien melalui sistem kerja yang tertata. Dengan strategi yang jelas, perusahaan dapat bekerja lebih efisien, responsif, dan produktif.

Jadi, artikel ini membahas mengenai definisi proses bisnis, keuntungan penerapannya, contoh hingga cara mengelola agar alur kerja lebih efektif dan mendorong kesuksesan perusahaan.

Apa itu Proses Bisnis?

Proses bisnis adalah kumpulan aktivitas terstruktur yang dirancang untuk menghasilkan output sesuai tujuan organisasi. Langkah ini memandu karyawan dari awal sampai penyelesaian suatu tugas agar lebih terorganisir.

Pengelolaan proses yang tepat memungkinkan perusahaan dapat memanfaatkan sumber daya dengan maksimal sekaligus ketepatan waktu penyelesaian tugas dengan gangguan seminimal mungkin.

Manfaat Proses Bisnis

Perusahaan mencapai kesuksesan dan tumbuh berkelanjutan melalui alur kerja yang efektif. Jadi, jika penerapannya terarah memungkinkan bisnis mencapai keuntungan lebih besar, antara lain:

  • Keunggulan kompetitif: proses yang terorganisir meningkatkan kualitas dan layanan, sehingga membedakan bisnis dengan pesaing.
  • Efisiensi biaya: penyempurnaan proses memungkinkan pengeluaran ditekan dan sumber daya dialokasikan lebih strategis.
  • Skalabilitas: proses yang terkelola efektif dapat menangani pertumbuhan tanpa menurunkan kinerja.
  • Kepuasan pelanggan: alur yang jelas membuat pelanggan lebih percaya dan tetap setia.
  • Produktivitas karyawan: proses yang mendorong pemahaman tanggung jawab, keterlibatan dan produktivitas karyawan.

Jenis-jenis Proses dalam Bisnis

Tidak semua proses dalam bisnis sama. Setiap jenis memiliki tujuan dan peran tersendiri dalam mendukung kesuksesan organisasi. Berikut kategori utama yang perlu dipahami:

1. Proses Inti

Proses inti menggerakkan kegiatan penting yang menentukan kualitas layanan dan citra perusahaan di mata pelanggan.

Contohnya:

  • Pengembangan produk: merancang dan menciptakan produk baru untuk memenuhi permintaan pasar.
  • Penjualan dan pemasaran: upaya untuk mempromosikan serta menjual produk atau jasa dengan efektif.
  • Pemenuhan pesanan: proses lengkap mulai dari mengelola pesanan masuk hingga mengirimkan barang atau jasa ke pelanggan.

2. Proses Pendukung

Meskipun bersifat sekunder dibandingkan proses inti, proses pendukung membantu perusahaan fokus pada tujuan utama.

Contohnya:

  • Manajemen sumber daya manusia: merekrut, melatih, mengelola dan mempertahankan karyawan.
  • Manajemen keuangan: melakukan akuntansi, perencanaan, penganggaran dan pengendalian keuangan.
  • Manajemen fasilitas: memastikan tempat usaha aman, terawat, dan kondusif untuk operasional.

3. Proses Manajemen

Proses manajemen mengatur dan mengawasi jalannya proses inti maupun pendukung. Dengan kegiatannya seperti perencanaan, pemantauan, dan peningkatan kualitas secara strategis.

Contohnya:

  • Perencanaan strategis: menentukan arah bisnis dan alokasi sumber daya.
  • Manajemen risiko: mengidentifikasi, menilai, dan meminimalkan potensi risiko yang mempengaruhi aset atau pendapatan organisasi.
  • Manajemen kinerja: menilai dan mengelola kinerja karyawan agar selaras dengan visi perusahaan.

Contoh Proses Bisnis Berdasarkan Departemen

Setiap departemen bertanggung jawab menyelesaikan tugas dan tujuan perusahaan. Berikut beberapa proses yang umum diterapkan berdasarkan departemen:

1. Manajemen Rantai Pasok

Manajemen rantai pasok (SCM) mengelola aliran barang, jasa, dan informasi dari pemasok hingga ke pengguna akhir.

Proses ini meliputi:

  • Memilih pemasok dan mengelola hubungan kerja sama.
  • Mengatur persediaan dan memprediksi kebutuhannya.
  • Memproses pesanan.
  • Mengelola pergudangan dan transportasi.
  • Memberikan layanan pelanggan dan feedback.

2. Penjualan dan Pemasaran

Departemen ini bertanggung jawab mempromosikan barang atau jasa, menarik konsumen, dan mengubah prospek menjadi pendapatan.

Prosesnya meliputi:

  • Melakukan riset pasar untuk memahami target dan preferensi audiens.
  • Mengembangkan promosi yang relevan dengan target.
  • Menerapkan teknik penjualan untuk menutup transaksi.
  • Menganalisis kinerja kampanye dan menyesuaikan strategi berdasarkan hasil analisis.
  • Membangun dan memelihara hubungan pelanggan untuk mendorong bisnis berulang.

3. Pengembangan Produk

Pengembangan produk mencakup perjalanan dari ide awal hingga peluncuran produk ke pasar.

Proses utamanya meliputi:

  • Mengembangkan ide dan konsep produk berdasarkan kebutuhan pasar.
  • Mendesain dan membuat prototipe produk.
  • Melakukan pengujian dan memastikan kualitas jaminan mutu.
  • Menyediakan dukungan saat peluncuran dan pasca-peluncuran produk.

Cara Meningkatkan Efisien Melalui Manajemen Proses Bisnis

Agar bisnis lebih efisien, penting menerapkan pendekatan yang konsisten dan sistematis. Berikut strategi yang dapat dilakukan meliputi:

1. Mengidentifikasi Peluang

Mulailah dengan menekan inefisiensi atau hambatan dalam alur kerja. Kamu bisa mengumpulkan umpan balik dari karyawan sekaligus menganalisis metrik kinerja untuk mendapatkan gambaran menyeluruh.

 2. Menganalisis Proses

Setelah masalah teridentifikasi, lakukan analisis untuk mengetahui akar penyebabnya. Gunakan teknik seperti pemetaan proses dan analisis akar masalah agar hasil lebih akurat.

3. Merancang Proses yang Dioptimalkan

Berdasarkan hasil analisis, rancang alur kerja baru untuk mengatasi masalah. Libatkan berbagai departemen agar perubahan selaras dengan visi organisasi.

4. Menerapkan Perubahan

Implementasikan alur kerja yang sudah dirancang, misalnya melalui pembaruan teknologi, pelatihan ulang staf, atau pengenalan alat baru yang mendukung efisiensi.

5. Memantau Hasil

Setelah diterapkan, pantau kinerja secara berkala. Gunakan siklus umpan balik untuk memastikan perubahan memberikan hasil yang diinginkan sekaligus menemukan peluang perbaikan tambahan.

6. Mendorong Peningkatan Berkesinambungan

Terus kembangkan proses agar lebih adaptif terhadap perubahan kebutuhan. Adopsi budaya perbaikan terus-menerus agar perusahaan selalu unggul di pasar.

FAQ

Bagaimana cara mengukur keberhasilan proses dalam bisnis?

Untuk efektivitas proses dengan menentukan indikator kinerja utama (KPI), pengumpulan data, dan analisis hasilnya. Selanjutnya, lakukan perbaikan berkelanjutan dan pantau proses secara terus-menerus.

Metodologi apa saja yang umum digunakan untuk manajemen proses bisnis?

Beberapa metodologi populer meliputi Management lifecycle model, Lean, Six Sigma, Lean Six Sigma, dan Agile BPM. Dengan pendekatan ini, perusahaan mempercepat proses, meningkatkan kualitas output, dan konsisten di setiap tahap.

Apa perbedaan antara proses bisnis dengan prosedur bisnis?

Proses bisnis berisi prosedur untuk mencapai hasil tertentu tanpa memberikan detail lengkap. Sebaliknya, prosedur bisnis menyediakan panduan terperinci tentang cara melaksanakan setiap tahapan dalam proses.

Apakah komunikasi penting di setiap tahapan operasional bisnis?

Ya, komunikasi dibutuhkan di setiap tahap, termasuk penerapan umpan balik dan kolaborasi dengan mitra untuk mencegah penundaan, meminimalkan kesalahan sekaligus meningkatkan kinerja.

Mari Terapkan Proses Bisnis untuk Raih Kesuksesan

Terapkan proses bisnis dengan benar agar aktivitas perusahaan berjalan lebih stabil dan terstruktur. 

Dengan pemahaman yang tepat, bisnis dapat memiliki alur kerja yang jelas dan mudah dikontrol. Hal ini membantu tim bekerja lebih rapi dan fokus pada tujuan.

Selain itu, dengan memahami manfaat, jenis hingga cara penerapannya, kamu bisa meningkatkan efisiensi sekaligus produktivitas bisnis secara signifikan.

Kalau ingin mempelajari strategi dan tips praktis untuk mengelola proses bisnis lebih efektif, kunjungi Ngalup.co dan temukan berbagai insight yang membantu usahamu tumbuh lebih cepat.