7 Vendor Perusahaan Terpercaya Indonesia Beserta Panduannya

Photo of author
Written By ngalup

Artikel ini telah diterbitkan oleh
Ngalup Collaborative Network.

Highlights
  • Vendor perusahaan berperan untuk memfasilitasi produk maupun layanan yang kemudian diteruskan ke konsumen.
  • Kategori vendor mencakup produsen, pedagang grosir hingga vendor independen.
  • Vendor juga memiliki cara kerjanya sendiri dalam menghubungkan produsen dengan konsumen hingga memastikan mutu barang ataupun jasa.
  • Bagi yang ingin menjadi vendor, ada beberapa panduan parenting, termasuk melengkapi legalitas, uji kelayakan, dll.
  • Adapun contoh rekomendasi vendor terpercaya di Indonesia maupun global, serta hal yang diunggulkan dan potensi kendalanya.

Dalam rantai pasokan, vendor perusahaan memainkan peran strategi dengan menyuplai kebutuhan operasional dari produsen ke pihak yang menggunakan produk/jasa akhir. 

Beroperasi di berbagai sektor industri dan ukuran bisnis, vendor juga memberikan kontribusi signifikan bagi ekspansi perusahaan.

Agar lebih jelas, pelajari arti vendor perusahaan, jenis-jenisnya, cara kerja, hingga contoh vendor di perusahaan yang terpercaya berdasarkan bidang usaha

Apa Arti Vendor Perusahaan?

Vendor perusahaan adalah entitas yang bermitra dengan perusahaan yang menyediakan barang atau jasa, baik berupa produk sendiri maupun dari pihak lain..

Aktivitas vendor menyesuaikan dengan jenis industri dan kebutuhan perusahaan. Tujuannya untuk menjaga ketersediaan barang atau layanan sehingga operasional bisnis tetap lancar. 

Tidak hanya itu saja, vendor bertindak sebagai jembatan antara produsen dengan pengguna akhir. Peran ini membantu pemilik usaha memperoleh SDM atau produk yang tersedia.

Jenis-jenis Vendor dalam Perusahaan

Setiap bisnis biasanya bermitra dengan berbagai jenis vendor, masing-masing memiliki peran penting dalam rantai pasok. Diantaranya, yaitu:

  • Produsen: mengubah bahan baku menjadi barang siap pakai dan dipasarkan langsung tanpa perantara dengan tarif yang terjangkau.
  • Pedagang Grosir: membeli stok dalam skala banyak dari pembuat untuk dipasarkan ke pengecer atau bisnis lain.
  • Pengecer: menjual barang siap pakai langsung ke pembeli dalam skala kecil.
  • Penyedia layanan: menyediakan layanan profesional, seperti IT, marketing atau perencanaan acara.
  • Importir: membawa produk dari pasar internasional ke pasar lokal dengan menangani pengiriman, bea cukai, dan peraturan.
  • Dropshipper: menjual produk tanpa stok karena pengemasan dan pengiriman dilakukan langsung oleh pemasok.
  • Pengrajin independen: memproduksi barang unik secara terbatas, dengan fokus pada detail dan mutu tinggi.

Cara Kerja Vendor Perusahaan

Kontribusi vendor jauh lebih luas daripada sekedar memasok produk. Berikut penjelasan singkat terkait proses kerjanya:

  • Transaksi bisnis-ke-konsumen (B2C): vendor menawarkan solusi untuk memenuhi kebutuhan konsumen akhir, mulai dari perancangan, pengadaan dan pengiriman.
  • Transaksi bisnis-ke-bisnis (B2B): vendor menyediakan kebutuhan perusahaan, misalnya bahan baku, suku cadang lain supaya proses produk atau layanan berjalan optimal.
  • Penyediaan layanan: vendor tidak hanya menjual barang, tetapi juga menyediakan jasa, seperti pengembangan web atau kebutuhan operasional lainnya sesuai permintaan perusahaan.

Cara Menjadi Vendor Perusahaan

Jika ingin mendirikan vendor sendiri, persiapkan segala sesuatunya dengan matang. Beberapa langkah penting perlu diikuti agar dapat bekerja sama dengan perusahaan secara profesional:

  • Langkah pertama dengan membentuk badan usaha yang sesuai dengan skala dan jenis bisnis yang dijalankan.
  • Melengkapi legalitas usaha seperti izin usaha, NPWP badan dan dokumen pendukung lainnya.
  • Mengikuti proses uji kelayakan untuk memastikan kualitas, kepatuhan dan kesiapan operasional.
  • Kemudian, menawarkan solusi dan nilai tambah yang relevan dengan kebutuhan perusahaan.
  • Membangun jaringan serta hubungan bisnis yang saling menguntungkan.
  • Setelah itu, menjaga reputasi melalui pelayanan profesional, konsisten dan tepat waktu.

Contoh Vendor Perusahaan Terpercaya

Setelah memahami cara menjadi vendor, berikut beberapa contoh vendor perusahaan terpercaya di Indonesia dan global berdasarkan bidang usahanya:

1. Microsoft Dynamics

Microsoft Dynamics menyediakan solusi ERP dan CRM untuk membantu perusahaan mengelola operasional bisnis dan hubungan pelanggan. Sehingga, layanannya mencakup fungsi penjualan, jasa, operasional dan keuangan.

Keunggulan:

  • Terintegrasi dengan lingkup Microsoft seperti Office, Teams, dan Azure.
  • Antarmuka pengguna mudah dipahami dan cepat dipelajari.

Tantangan:

  • Tenaga profesional harus menangani proses kustomisasi untuk mencegah timbulnya kendala.

2. Odoo Enterprise

Odoo Enterprise merupakan versi berbayar dari Odoo yang menawarkan modul ERP misalnya CRM, finance, SDM hingga e-commerce. Namun, solusi ini hanya cocok untuk perusahaan kecil dengan jumlah pengguna terbatas.

Keunggulan:

  • Menyediakan modul yang beragam dan saling terintegrasi.
  • Biaya berlangganan per pengguna relatif kompetitif.

Tantangan:

  • Penyesuaian fitur untuk kebutuhan perusahaan di Indonesia masih terbatas.
  • Lakukan pemilihan mitra implementasi dengan cermat.

3. Epicor

Epicor menyediakan solusi ERP untuk sektor manufaktur, distribusi, ritel dan jasa. Produk unggulan contohnya Epicor Kinetik untuk manufaktur dan Epicor Prophet 21 untuk distributor.

Keunggulan:

  • Ada dukungan operasional untuk kebutuhan industri manufaktur diskrit.
  • Fleksibilitas untuk berbagai skala bisnis.
  • Mudah memahami dan mempelajari tampilan antarmuka.

Tantangan:

  • Dukungan untuk manufaktur proses masih terbatas.
  • Perlu penyesuaian tambahan untuk memenuhi regulasi dan kebutuhan lokal Indonesia.

4. Oracle NetSuite

Oracle NetSuite adalah platform ERP berbasis cloud yang mengintegrasikan fungsi misalnya finansial, inventaris, CRM, E-commerce, dan SDM dalam satu sistem.

Keunggulan:

  • Akses infrastruktur cloud secara online.
  • Tampilan antarmuka yang modern dan user-friendly.
  • Modul terintegrasi lintas departemen.

Tantangan:

  • Biaya lisensi yang tinggi dibandingkan fitur yang ditawarkan.
  • Kurang ideal untuk bisnis ritel yang memiliki keterbatasan koneksi internet.

5. PT Infomedia Nusantara

PT Infomedia Nusantara merupakan anak perusahaan Telkom yang bergerak di bidang yaitu alih daya proses bisnis, contact center dan layanan pendukung operasional.

Keunggulan:

  • Skala operasional yang besar.
  •  Kredibilitas tinggi berkat afiliasi dengan Telkom.
  • Mampu menangani proyek berskala nasional hingga multinasional.

Tantangan:

  • Biaya layanan yang cenderung lebih tinggi.
  • Tingkat fleksibilitas yang terbatas untuk proyek berskala kecil.

6. PT VADS Indonesia

PT VADS Indonesia adalah anak perusahaan TM ONE atau Telekom Malaysia berhad yang menyediakan berbagai solusi misalnya layanan digital dan keamanan berbasis teknologi.

Keunggulan:

  • Kapabilitas teknologi yang memumpuni.
  • Layanan digital yang komprehensif.
  • Terintegrasi dengan solusi ICT modern.

Tantangan:

  • Biaya layanan tergolong premium.
  • Fokus pada layanan digital, bukan outsourcing fisik.

7. Alibaba

Alibaba merupakan platform perdagangan grosir global yang menghubungkan produsen dan pedagang independen dengan pembeli B2B di berbagai negara.

Keunggulan:

  • Akses langsung ke pembeli B2B global.
  • Potensi margin keuntungan lebih tinggi.
  • Fleksibel dalam menyesuaikan produk dengan kebutuhan klien.

Tantangan:

  • Persaingan dengan banyak penjual serupa.
  • Tidak selalu dapat memastikan kualitas produk.
  • Penjual perlu mengelola pemasaran dan penjualan secara mandiri.

FAQ 

Apa yang membedakan vendor dan supplier?

Vendor fokus pada penjualan kembali kepada klien. Sementara itu, supplier menempati posisi awal dan menyuplai atau memproduksi produk yang dibutuhkan.

Bisakah suatu bisnis menjalin kemitraan dengan beberapa vendor sekaligus?

Ya, perusahaan sering bermitra dengan beberapa vendor untuk memastikan pasokan terjamin, mengurangi resiko gangguan, serta memperoleh tarif dan pelayanan yang unggul.

Apa saja tips untuk bermitra dengan vendor secara optimal?

Capai kemitraan optimal dengan mengevaluasi vendor, menyepakati tujuan bersama, berkomunikasi secara transparan, bekerja sama menyelesaikan masalah, menilai kinerja, dan menindaklanjuti pembayaran tepat waktu.

Optimalkan Peluang Bisnis Bersama Vendor Perusahaan Terpercaya

Baik menjalin kemitraan dengan vendor maupun mengembangkan vendor sendiri, keduanya dapat memperluas peluang usaha. Terapkan solusi yang tepat sehingga proses operasional menjadi lebih efektif dan risiko dapat dikendalikan dengan baik.

Oleh karena itu, kunjungi Ngalup.co untuk mendapatkan insight vendor peluang usaha dan tips strategi bisnis terkini.