Kawan Koding menjadi salah satu perspektif menarik dalam perjalanan generasi muda mengenal teknologi dan menciptakan solusi digital. Melalui program ExplorAItion Batch 3, Ngalup.co menghadirkan challenge bagi siswa SMA/SMK untuk mengembangkan produk digital dengan memanfaatkan AI Automation.
Peserta diajak memilih satu permasalahan, merancang solusi yang relevan, dan membuat prototype dalam waktu 48 jam. Pada batch kali ini, ExplorAItion mengangkat tema “Reimagining Everyday Life at Home”, yang mengajak peserta melihat kembali berbagai aktivitas sehari-hari di rumah dan mencari peluang untuk membuatnya lebih praktis melalui teknologi.
Reimagining Everyday Life at Home
Rumah merupakan bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Berbagai aktivitas seperti mengatur pekerjaan rumah, mengelola kebutuhan keluarga, mengatur jadwal, hingga menyelesaikan aktivitas rutin dapat menghadirkan tantangan tersendiri. Melalui tema “Reimagining Everyday Life at Home”, peserta ExplorAItion diajak melihat aktivitas tersebut dari sudut pandang yang berbeda.
Alih-alih sekadar menerima kondisi yang sudah ada, peserta didorong untuk mengidentifikasi satu masalah spesifik yang dapat diselesaikan menggunakan teknologi. Pendekatan ini menjadi bagian penting dalam proses ExplorAItion karena sebuah produk digital perlu berangkat dari masalah yang jelas.
Dengan menentukan satu fokus permasalahan, peserta dapat lebih mudah memahami kebutuhan pengguna dan merancang solusi yang sesuai. Ide yang dikembangkan kemudian dapat dituangkan ke dalam bentuk prototype untuk menunjukkan bagaimana solusi tersebut dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Mengembangkan Ide dengan AI Automation
ExplorAItion juga memperkenalkan pemanfaatan AI Automation sebagai bagian dari proses menciptakan produk digital. Bagi siswa SMA/SMK, kesempatan ini dapat menjadi pengalaman untuk memahami bagaimana teknologi kecerdasan buatan dapat digunakan untuk membantu menyelesaikan persoalan secara lebih efektif.
AI Automation dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai proses dalam sebuah solusi, tergantung pada masalah yang ingin diselesaikan peserta. Karena itu, peserta tidak hanya ditantang untuk menggunakan AI, tetapi juga memahami bagaimana teknologi tersebut dapat memberikan manfaat bagi pengguna.
Proses ini mendorong peserta untuk menghubungkan kemampuan teknologi dengan kebutuhan nyata. Dengan begitu, teknologi tidak menjadi tujuan akhir, melainkan alat yang digunakan untuk menghasilkan solusi yang memiliki fungsi dan relevansi.
Belajar dari Perspektif Kawan Koding
Dalam ExplorAItion Batch 3, peserta juga mendapatkan insight dari para praktisi yang memiliki pengalaman di bidang teknologi dan bisnis. Salah satunya adalah M. Amirul Ihsan, Founder Kawan Koding, yang hadir membawa perspektif mengenai dunia teknologi dan pengembangan solusi digital.
Kehadiran praktisi seperti M. Amirul Ihsan memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan gambaran dari pengalaman langsung di industri. Peserta dapat melihat bagaimana pengetahuan teknologi dapat diterapkan untuk menghasilkan sesuatu yang memiliki manfaat, terutama ketika berangkat dari permasalahan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Selain itu, Hanif M. Ihsan, CRM Manager at Tech Company, turut memberikan perspektif dari sisi pengelolaan hubungan dengan pengguna. Perspektif ini relevan dalam proses pengembangan produk karena sebuah solusi digital tidak hanya perlu berfungsi secara teknis, tetapi juga perlu mempertimbangkan bagaimana pengguna berinteraksi dengan solusi tersebut.
Tantangan Menciptakan Prototype dalam 48 Jam
Salah satu karakter utama ExplorAItion adalah tantangan untuk menciptakan prototype dalam waktu 48 jam. Batas waktu tersebut mengajarkan peserta untuk bekerja secara terarah, menentukan prioritas, dan mengembangkan ide berdasarkan kebutuhan yang paling penting.
Prototype yang dihasilkan tidak harus menjadi produk digital dengan fitur yang lengkap. Fokus utamanya adalah bagaimana peserta dapat menunjukkan konsep solusi yang mereka tawarkan dan bagaimana solusi tersebut dapat membantu menyelesaikan masalah yang telah dipilih.
Melalui proses ini, peserta belajar bahwa menciptakan produk digital membutuhkan lebih dari sekadar ide. Dibutuhkan kemampuan untuk memahami masalah, menentukan solusi, memanfaatkan teknologi, serta mengubah gagasan menjadi sesuatu yang dapat divisualisasikan dan diuji.
ExplorAItion Batch 3 menjadi ruang bagi siswa SMA/SMK untuk mengeksplorasi teknologi sekaligus mengasah kemampuan problem-solving melalui persoalan yang dekat dengan kehidupan mereka. Dengan tema “Reimagining Everyday Life at Home”, peserta diajak membayangkan bagaimana aktivitas sehari-hari di rumah dapat dijalankan dengan cara yang lebih efektif melalui pemanfaatan teknologi dan AI Automation. Melalui insight dari Kawan Koding dan praktisi lainnya, pengalaman 48 jam dalam ExplorAItion diharapkan dapat membantu peserta mengubah pengetahuan dan ide menjadi prototype solusi digital yang relevan.
