- Strategi bisnis yang tepat dapat mempercepat proses balik modal, terutama untuk pebisnis baru.
- Ada beberapa contoh strategi bisnis yang terbukti membuat produk tertentu lebih unggul, baik dari sisi trafik maupun konversi penjualan.
- Pebisnis dapat mengoptimalkan strategi dengan berbagai teknik, seperti riset tren serta memanfaatkan media sosial dan marketplace.
Setiap pebisnis pasti ingin balik modal dengan cepat. Maka dari itu, pebisnis wajib menerapkan strategi bisnis yang tepat supaya mendapat keuntungan dan usaha jadi makin berkembang.
Namun, pada praktiknya, mencapai tujuan itu tidaklah mudah. Terutama di era digital dengan tingkat kompetisi yang tinggi, strategi bisnis konvensional sudah tidak relevan lagi untuk diterapkan.
Lantas, apa saja strategi yang bisa pebisnis baru lakukan agar modal cepat balik? Yuk, simak artikel ini sampai tuntas!
Apa Strategi Bisnis Utama bagi Pebisnis Baru?
Ada dua hal utama yang perlu kamu perhatikan sebelum memulai usaha, yaitu pahami tujuan strategi bisnis dan fokus pada pengembalian modal.
Ketika memutuskan untuk berbisnis, tujuanmu tidak hanya “menjalankan usaha”, tetapi juga mencari keuntungan. Tetapkan target penjualan, jumlah pelanggan, hingga kapan modal bisa kembali.
Semakin jelas tujuan yang kamu tetapkan, strategi bisnis pun bisa dilakukan lebih mudah. Dengan begitu, arus kas berjalan lebih sehat serta bisa menghindari risiko kerugian.
Strategi Bisnis Digital untuk Mempercepat Pertumbuhan
Di zaman serba digital, pebisnis baru juga harus punya strategi tambahan untuk mempercepat laju pertumbuhan usaha. Berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan:
1. Optimasi Media Sosial
Memanfaatkan sosial media adalah strategi bisnis paling tepat di era digital. Gunakan platform seperti Instagram, TikTok, Facebook, atau YouTube untuk mempromosikan produkmu.
Tidak hanya mudah, biaya untuk mengatur iklan (Ads) juga relatif lebih murah serta bisa menjangkau target audiens yang lebih luas.
2. Bangun Sistem Penjualan Online
Strategi bisnis yang tak kalah penting adalah dengan membangun ekosistem penjualan terintegrasi. Gunakan website, katalog digital, atau auto-reply WhatsApp agar proses transaksi lebih efisien.
Kamu juga bisa memanfaatkan marketplace seperti Shopee, Tokopedia, atau Lazada untuk memasarkan produkmu. Selain mudah, marketplace ini juga cenderung lebih aman bagi penjual maupun pembeli.
3. Pakai Data Analitik
Selalu pantau performa iklan, tren konten, perilaku audiens, sampai angka penjualan. Data ini bisa kamu gunakan untuk menentukan arah strategi bisnis digital berikutnya.
Misal, data penjualan menunjukkan bahwa produk A lebih laku daripada produk B. Berdasarkan data tersebut, kamu bisa membuat strategi dengan menaikkan stok produk A atau mengganti produk B dengan produk lain.
Strategi Bisnis agar Cepat Balik Modal
Setelah tahu strategi utama dalam berbisnis, saatnya pahami apa saja langkah-langkah yang bisa kamu lakukan agar modal bisa cepat balik. Berikut penjelasannya:
1. Utamakan Produk dengan Margin Tinggi
Beberapa pebisnis mungkin masih berpikir bahwa lebih baik memaksimalkan produk paling laku dengan margin kecil. Padahal, tujuan strategi bisnis akan lambat tercapai dengan menerapkan cara ini.
Jadi, cari 1–3 produk dengan keuntungan besar, lalu dorong penjualan melalui berbagai strategi. Meskipun terlihat sederhana, tetapi dampaknya sangat besar untuk mengembalikan modal.
2. Bangun Loyalitas Pelanggan
Kesetiaan pelanggan bisa kamu bangun dengan menawarkan pengalaman belanja yang menyenangkan. Kamu bisa memberikan diskon, responsif dalam menanggapi keluhan, atau memberikan bonus kecil yang bermakna untuk pembeli.
Jika pembeli merasa puas, maka kesempatan mereka merekomendasikan produkmu pada orang lain atau bahkan repeat order sangat besar. Dengan begitu, strategi bisnis untuk mengembalikan modal dapat kamu lakukan lebih cepat.
3. Maksimalkan Tools Gratis
Ada banyak software atau perangkat gratis yang dapat kamu pakai untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk. Dengan tools ini, kamu bisa mengalihkan modal untuk keperluan lain yang lebih krusial.
Berikut beberapa contoh tools gratis dengan modal internet:
- Canva untuk desain poster hingga konten sosial media;
- TikTok, Instagram Reels, dan Short YouTube untuk menaikkan awareness atau engagement;
- WhatsApp Business untuk memproses pesanan langsung dengan pembeli;
- Shopee, Tokopedia, serta marketplace lain untuk menjual produkmu.
Contoh Strategi Bisnis yang Terbukti Cepat Menghasilkan
Supaya lebih jelas, berikut beberapa contoh strategi yang bisa kamu terapkan untuk mempercepat penjualan:
1. Bundling Produk
Bundling adalah strategi pengembangan bisnis dengan menjual dua atau lebih barang dalam bentuk paket dan harga promo.
Kamu bisa menggabungkan produk paling laris dengan produk paling rendah penjualannya agar stok habis. Contoh lain juga bisa kamu gunakan untuk paket hemat pada makanan dan minuman.
Dengan menerapkan strategi ini, ada beberapa keuntungan lain yang bisa kamu dapatkan, seperti:
- Mempercepat perputaran stok, terutama untuk barang-barang di gudang yang kurang laku;
- Menambah cash flow dalam waktu relatif singkat;
- Menaikkan jumlah pemesanan.
2. Terapkan Sistem Pre-Order
Bagi kamu pebisnis baru dengan modal kecil, pre-order jadi strategi bisnis paling cocok yang bisa kamu lakukan. Jadi, sebelum barang diproduksi atau diproses, pembeli harus membayar DP (uang muka) sesuai dengan jumlah yang kamu tentukan.
Contoh sistem pre-order bisa kita temukan pada pembelian barang dari luar negeri (album, make up, fashion, dll). Produk-produk handmade dan eksklusif juga bisa menggunakan sistem ini untuk menekan risiko kerugian.
Selain keuntungan di atas, sistem pre-order juga menawarkan manfaat lain yang tak kalah menarik, seperti:
- Minim modal produksi karena sebagian berasal dari pelanggan;
- Lebih fleksibel dalam mengatur cash flow;
- Penjualan bisa diprediksi lebih awal, sehingga kamu bisa menyesuaikan dengan tenaga hingga bahan.
3. Kerja Sama dengan Influencer
Jika ingin cara lebih cepat, kamu bisa mengatur strategi pengembangan bisnis dengan berkolaborasi bersama influencer. Pilih influencer yang paling mempresentasikan produkmu dengan bujet yang sesuai kondisi bisnis.
Misalnya, jika kamu seorang pebisnis restoran, berkolaborasilah dengan influencer kuliner lokal di daerah lokasi bisnismu berada. Kerja sama ini bisa menjadi ajang promosi untuk meningkatkan penjualan.
Strategi ini juga bisa mendatangkan banyak keuntungan lain, di antaranya:
- Engagement tinggi serta mampu menjangkau audiens lebih luas;
- Kontennya relate dengan bisnis;
- Hemat bujet jika kamu memakai jasa mikro influencer yang tepercaya.
FAQ
1. Bagaimana cara menentukan strategi yang tepat untuk pebisnis baru?
Tetapkan visi misi perusahaan, lalu identifikasi target pasar serta keunggulan produkmu dibanding kompetitor. Dengan analisis yang tepat, kamu bisa menyusun strategi terbaik untuk mengembangkan bisnismu.
2. Apakah strategi yang sama bisa memberikan hasil yang sama juga untuk setiap produk?
Tidak selalu, karena setiap produk punya karakter, perilaku pembeli, hingga harga yang berbeda. Maka dari itu, jangan bosan untuk melakukan riset dan testing sampai kamu menemukan strategi penjualan yang tepat.
3. Kenapa strategi ini penting untuk menentukan pengembalian modal?
Karena tanpa strategi, modal yang kamu siapkan bisa habis untuk hal-hal tidak menghasilkan. Jadi, pastikan pendekatan yang kamu lakukan sesuai dengan tujuan bisnis agar modal bisa cepat kembali.
Temukan Insight untuk Mengembangkan Bisnis Lebih Cepat
Memahami visi dan misi perusahaan sangat penting untuk menentukan arah strategi bisnis. Maka dari itu, memiliki sumber referensi dan insight berkualitas menjadi langkah penting dalam menyusun strategi tersebut.
Ngalup menghadirkan informasi seputar pengembangan bisnis melalui berbagai program, artikel, serta event menarik lainnya. Kunjungi ngalup.co untuk informasi lebih detail!
