- Ayrton Eduardo Aryaprabawa membekali peserta cara memandang AI sebagai alat bantu untuk menyelesaikan pekerjaan bisnis secara lebih cepat dan efisien, bukan sekadar teknologi populer
- Pembuatan copywriting dengan AI membutuhkan kemampuan menyusun prompt yang jelas dan spesifik agar hasil tulisan sesuai dengan karakter merek, target konsumen, dan produk yang ditawarkan
- Pemanfaatan AI untuk konten visual membantu wirausahawan disabilitas mengeksplorasi ide kreatif promosi dengan lebih cepat sekaligus memperkuat kemandirian dan daya saing usaha
Pemanfaatan AI menjadi salah satu strategi yang semakin relevan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing di tengah perkembangan bisnis digital. Teknologi kecerdasan buatan dapat membantu berbagai aktivitas usaha. Mulai dari menyusun materi promosi, membuat copywriting, hingga menghasilkan konten visual.
Melihat peluang tersebut, Empower Academy membekali para wirausahawan disabilitas dengan keterampilan menggunakan AI sebagai bagian dari pengembangan bisnis. Empower Academy merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bangun Bangsa dengan Ngalup.co sebagai mitra penyelenggara.
Saat ini, program telah memasuki tahap advanced program yang dikemas dalam bentuk bootcamp selama delapan bulan sebagai rangkaian pelatihan dan pendampingan bisnis bagi penyandang disabilitas.
Memahami AI sebagai Alat Bantu Bisnis
Pada tahap bootcamp, peserta mendapatkan materi yang semakin spesifik dan aplikatif sesuai dengan kebutuhan pengembangan usaha. Salah satu sesi menghadirkan Ayrton Eduardo Aryaprabawa, Founder & Director Crevolutionz, yang membawakan materi bertajuk “Strategi Pemanfaatan AI dalam Pengembangan Usaha”.
Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada cara memandang AI bukan sekadar teknologi yang sedang populer, tetapi sebagai alat bantu untuk menyelesaikan pekerjaan secara lebih cepat dan efisien. Pemanfaatan teknologi secara tepat dapat membantu pelaku usaha menghemat waktu dalam mengerjakan berbagai tugas yang sebelumnya membutuhkan proses panjang.
Bagi usaha yang memiliki keterbatasan sumber daya, kemampuan menggunakan AI secara efektif juga dapat menjadi pendukung dalam menjalankan aktivitas bisnis sehari-hari. Namun, penggunaannya tetap membutuhkan pemahaman mengenai tujuan, konteks, serta instruksi yang diberikan agar hasil yang diperoleh sesuai kebutuhan.
Membuat Copywriting Lebih Efektif dengan AI
Salah satu penerapan AI yang diperkenalkan dalam pelatihan adalah pembuatan copywriting. Bagi pelaku usaha, kemampuan menyusun kalimat promosi yang menarik menjadi bagian penting dalam memperkenalkan produk kepada calon pelanggan.
Melalui AI berbasis teks, peserta dapat membuat berbagai kebutuhan komunikasi pemasaran, seperti deskripsi produk, ide caption, kalimat promosi, hingga variasi pesan untuk media sosial. Kuncinya terletak pada kemampuan menyusun prompt atau instruksi yang jelas dan spesifik.
Dengan memberikan konteks yang tepat, AI dapat membantu menghasilkan beberapa alternatif tulisan dalam waktu singkat. Peserta kemudian dapat menyesuaikan hasil tersebut dengan karakter merek, target konsumen, serta produk yang ditawarkan sehingga komunikasi pemasaran tetap memiliki identitas yang sesuai.
Menghasilkan Konten Visual untuk Promosi
Tidak hanya membantu pekerjaan berbasis teks, AI juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan berbagai kebutuhan visual. Konten visual menjadi semakin penting karena media sosial banyak mengandalkan gambar dan desain untuk menarik perhatian audiens.
Dalam sesi bootcamp, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan AI untuk mendukung pembuatan materi promosi. Teknologi ini dapat digunakan untuk membantu menghasilkan konsep visual, poster, ilustrasi produk, hingga berbagai ide desain untuk kebutuhan konten digital.
Kehadiran AI memberikan alternatif bagi pelaku usaha untuk mengeksplorasi ide kreatif dengan lebih cepat. Hasil yang diperoleh tetap dapat dikembangkan dan disesuaikan sehingga materi promosi mampu merepresentasikan karakter serta identitas bisnis masing-masing peserta.
Mendorong Efisiensi dan Daya Saing Usaha
Pemanfaatan AI dalam bisnis pada akhirnya bukan hanya mengenai penggunaan teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut mampu menyelesaikan persoalan nyata dalam operasional usaha. Ketika proses pembuatan materi promosi menjadi lebih efisien, pelaku usaha dapat mengalokasikan lebih banyak waktu untuk memikirkan strategi, pengembangan produk, maupun pelayanan kepada pelanggan.
Bagi wirausahawan disabilitas, penguasaan teknologi digital juga menjadi salah satu bekal penting dalam menghadapi perubahan pasar. Kemampuan memanfaatkan berbagai perangkat digital dapat membuka peluang untuk menjalankan bisnis secara lebih mandiri sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.
Bagian dari Pendampingan Bisnis Berkelanjutan
Materi AI yang diberikan dalam bootcamp menjadi bagian dari rangkaian pendampingan bisnis Empower Academy selama delapan bulan. Setiap sesi dirancang untuk memberikan pengetahuan yang dapat diterapkan peserta dalam mengembangkan usaha secara bertahap.
Melalui program CSR Bangun Bangsa bersama Ngalup.co sebagai mitra penyelenggara, peserta tidak hanya mendapatkan wawasan mengenai teknologi, tetapi juga pembekalan untuk memperkuat kemampuan bisnis sesuai kebutuhan mereka. Tahap advanced program ini menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan pengetahuan, mencoba berbagai strategi, dan mengintegrasikannya ke dalam aktivitas usaha.
Pada tahap ini, Pemanfaatan AI menjadi salah satu keterampilan yang memperkuat kemampuan peserta dalam menjalankan bisnis secara lebih efisien, kreatif, dan adaptif. Integrasi teknologi ke dalam pemasaran dan operasional menjadi bagian dari proses Empower Academy dalam mendukung kemandirian serta keberlanjutan usaha para wirausahawan disabilitas.
