Cara Membuat Report Social Media dan Tipsnya

Photo of author
Written By ngalup

Artikel ini telah diterbitkan oleh
Ngalup Collaborative Network.

0
()

Halo! Mau tahu cara membuat report social media? Penting loh buat kamu paham metode pembuatannya. 

Social media report menjadi salah satu dokumen yang kebutuhannya meningkat seiring maraknya promosi bisnis lewat media sosial. 

Dokumen ini begitu penting terutama karena isi yang ada di dalam laporannya. Belum tahu isinya? Itu juga yang setelah ini akan kami bahas. Jadi, MinLup bakal jelasin soal cara pembuatan, komponen/isi, hingga tips jika ingin membuatnya. 

Cara Membuat Report Social Media

Terdengar sulit? Santai aja. Proses pembuatan laporan sosial media hanya mencakup beberapa langkah mudah. Mau tahu? Boleh cek sini: 

1. Siapa yang Membacanya? 

Pertama, kamu harus menanyakan soal pihak yang akan membacanya. Apakah laporan ini buat atasan? Tim marketing atau kepada khalayak? Ini penting karena mempengaruhi isi yang nantinya kamu tulis dalam laporan. 

2. Memilih Metrik

Laporan selalu berisikan berbagai metrik pengukuran. Termasuk juga dengan laporan sosial media. Bagaimana tahu ada kemajuan atau penurunan jika tidak ada tolok ukurnya? 

Mungkin dari sini, kamu bakal nanya soal metrik apa yang harus digunakan. Jika ingin membuatnya, silakan pakai metrik yang umum ini: 

  • Tingkat konversi
  • Prospek yang bisa bisnismu hasilkan dengan media sosial
  • Total pendapatan
  • Total ROI
  • Total belanja iklan

Setidaknya ini bisa menjadi isi dalam report social media paling sederhana yang bisa kamu jadikan tolok ukur. 

Kadang ada juga yang menambahkan tingkat kepuasan pelanggan dan beberapa angka yang relevan dengan tujuan laporan sosial media.

3. Menentukan Indikator atas Performa

Selain metrik di atas, ada juga yang tak kalah penting dalam laporan media sosial yakni indikator atas performa. 

Media sosial begitu memudahkanmu karena sudah punya fitur analitiknya sendiri dan kamu bisa menggunakannya sebagai isi dari laporan. 

Misalnya saja, bisa menambahkan metrik:

  • Total followers media sosial
  • Berapa jumlah like
  • Jumlah comment
  • Jumlah share
  • Keterlibatan dari audiens

Semua ini penting untuk menganalisis kira-kira konten seperti apa yang menarik minat audiens paling efektif dan terbanyak. 

4. Mengumpulkan Data

Cara membuat report social media selanjutnya dengan mengumpulkan data. Data ini bisa kamu kumpulkan untuk memenuhi atau mengisi laporan media sosial. 

Cukup pastikan jangka waktunya karena biasanya, laporan semacam ini tidak dilakukan secara harian. 

Tentukan jangka waktu secara umum seperti bulanan, triwulan, kuartal, semester, atau tahunan. Apa saja istilahnya, tidak penting. Namun, yang penting ada jangka waktu dari laporan tersebut. 

5. Ringkas Hasil Laporan

Setiap format report social media sudah pasti punya tujuan sendiri dan karena itu, penting untuk meringkas laporan. 

Mungkin kamu tak membutuhkan ringkasan hasil laporan secara tertulis. Hanya saja, kamu akan membutuhkannya jika disuruh untuk mempresentasikan hasil laporan kepada atasan atau pihak yang membutuhkannya. 

Ringkasanmu bisa berisi tentang ini: 

  • Tingkat keberhasilan: Apa saja jenis konten yang berhasil? Konten mana yang kinerjanya paling baik? 
  • Tantangan: Seperti apa konten yang kurang perform? Strategi apa yang akan kamu gunakan jika ingin membuat konten terkait punya performa lebih baik? 

Setidaknya, dua poin ini bisa menjadi ringkasan atas seluruh angka yang muncul di dalam laporan sosial media. 

Tips Membuat Report Social Media

Paham cara membuat report social media saja mungkin belum cukup buatmu. Maka, kami akan memberikan rangkaian tips agar laporan sosial media yang kamu buat bisa sesuai tujuan, valid, dan bisa menjadi data untuk pengambilan keputusan akurat: 

1. Harus Lebih Dulu Paham Tujuannya

Pertama, memang harus paham dulu apa tujuan dari pembuatan laporan sosial media ini. Jika tidak memahaminya, maka semua prediktor dan indikator yang ada dalam report akan sia-sia. 

Misalnya, kamu dan tim punya tujuan memahami konten mana yang performanya paling bagus dalam sebulan. 

Nah, dalam report, wajib melakukan analisis untuk jangka waktu satu bulan saja. Bukan triwulan apalagi tahunan. 

Kemudian, pertanyakan kira-kira apa yang digunakan dalam menilai performanya? Dalam sosial media, performa bisa kamu nilai dari likes, jumlah view, jumlah komentar, dan followers yang bertambah. 

Jika sudah tahu apa saja indikator penilaiannya, maka itulah yang harus menjadi isi utama dari laporan. Metode semacam ini juga harus berlaku untuk tujuan lainnya. 

2. Menggunakan Angka Jauh Lebih Mudah

Alih-alih memakai analisis kualitatif, peran penelitian kuantitatif dalam report social media jauh lebih efektif. 

Sederhana saja alasannya yakni karena dengan analisis kualitatif, pengukurannya akan sulit dan membutuhkan proses pengambilan kesimpulan yang panjang dan butuh waktu. 

Dengan hanya menggunakan angka/metode kuantitatif saja dalam analisis dan laporan, maka membaca dan menyimpulkannya jauh lebih sederhana. 

Cara membuat report social media yang menggunakan angka sangat mudah untuk kamu hitung, begitu mudah juga untuk kamu ketahui tingkat performanya. Jadi, jauh lebih baik jika formatnya angka daripada narasi. 

3. Memvisualisasikannya dengan Grafik dan Tabel

Melihat angka hanya dengan warna hitam putih hanya menjadikannya seperti bahan mentah yang belum kamu olah. Intinya, belum bisa kamu ‘makan’ dan cerna. 

Maka, sebaiknya visualisasikan angka-angka yang terkumpul dalam data dengan membuat grafik maupun tabel. 

Menggunakan tabel tujuannya agar lebih tertata rapi dan terstruktur. Sedangkan pembuatan grafik sangat berguna karena bisa melihat hasil penelitian atau laporan lebih mudah. Buat pengambilan keputusan, bikin grafik jauh lebih tepat. 

4. Pakai Template agar Lebih Mudah

Meraba-raba seperti apa format dan isi dari report social media, bakal bikin kamu beneran repot. 

Gimana cara mengatasinya? Solusi terbaik bisa pakai template. Hilangkan dulu idealisme untuk membuat semuanya sendiri, karena untuk apa mempersulit sesuatu jika ada solusi termudah menyelesaikannya?

Berlaku juga dalam hal pembuatan report social media. Kamu bisa pakai Template Social Media dari Ngalup untuk dapat banyak kemudahan. 

template social media strategy

Apa Saja yang Bisa Kamu Dapat dari Template Social Media by Ngalup?

Pentingnya membuat report social media mungkin tak sejalan dengan rumitnya pembuatan. Tapi, untungnya ada template terbaik sosial media dari Ngalup. 

fitur template social media

Banyak, loh, keuntungan dari dapetin template ini. Misalnya:

  • Meringankan bebanmu yang sering kerja manual
  • Dapet perencanaan dan laporan yang terintegrasi
  • Dapetin data berharga 
  • Kalender agar tak ketinggalan trend dan tidak lupa post di media sosial

Dengan bantuan template ini, kamu juga dapet laporan bulanan untuk nentuin winning content atau konten yang performanya bagus. 

FAQ 

Apakah report social media sangat penting? 

Tentu sangat penting karena ada data untuk mengetahui konten mana yang performanya paling bagus. Ini berguna dalam penentuan strategi ke depannya yang lebih akurat. 

Social media report isinya apa saja? 

Intinya, semua data yang tercantum dalam report/laporan adalah hasil kinerja dari setiap konten di media sosial. 

Apa itu report dalam media sosial?

Dokumen yang akan menunjukkan data akurat atas performa konten yang telah kamu buat.

Apakah Konten ini Bermanfaat untukmu?

Berikan Rating untuk Konten ini

Average rating / 5. Vote count:

Template Social Media
All in One
Siap Pakai!
  • Rahasia Content Guide
  • Content Calendar Paling Simpel
  • Kunci Copywriting Social Media
  • Template Report Keren
  • Panduan Brand Guideline Social Media
  • Content Plan dan Rahasianya