Apa itu Viral Marketing? Ini Indikator dan Manfaatnya

Photo of author
Written By ngalup

Artikel ini telah diterbitkan oleh
Ngalup Collaborative Network.

Kalau kamu bekerja di bidang media sosial, kemungkinan besar kamu pernah bertanya-tanya cara membuat konten menjadi viral. Hal ini termasuk bagian dari strategi viral marketing (pemasaran viral).

Menjadi hal biasa bagi bisnis bahwa pemasaran viral sebagai kunci untuk menjadi terkenal di media sosial. Bagaimana pun, siapa yang tidak ingin brand dan kontennya dilihat oleh sebanyak mungkin orang?

TEMPLATE SOCIAL MEDIA All in One Siap Pakai!
TERBATAS!
SALE UPTO 50% off
Langsung DAPAT UNTUNG BANYAK:
  • Rahasia Content Guide
  • Content Calendar Paling Simpel
  • Kunci Copywriting Social Media
  • Template Report Keren
  • Panduan Brand Guideline
  • Social Media Content Plan dan Rahasianya
  • 99+ Viral Hooks

Apa Itu Viral Marketing?

Viral marketing adalah strategi pemasaran yang bertujuan untuk menyebarkan informasi tentang produk secara mouth to mouth dan berbagi melalui internet.

Viral merujuk pada sesuatu yang menyebar dengan cepat dan luas di antara audiensnya. Pemasaran viral adalah upaya yang disengaja, meskipun distribusi pesan terjadi secara organik. 

Pemasaran viral harapannya dapat menginspirasi konsumen untuk berbagi pesan pemasaran dengan teman, keluarga, dan orang lainnya. Dengan begitu, mampu menciptakan pertumbuhan eksponensial terkait jumlah penerima pesan. 

Nah, media sosial memberikan ekosistem yang sempurna untuk pemasaran viral. Itulah sebabnya jaringan media sosial memungkinkan upaya pemasaran viral modern dan meningkatkan efektivitasnya.

Contoh viral marketing yaitu ketika suatu perusahaan memanfaatkan postingan media sosial. Di dalamnya menyertakan ajakan langsung yang mengundang untuk mendaftar akun. Praktik ini lalu menyebar luas  di ke perusahaan berbasis media sosial.

Indikator Viral Marketing

Seiring dengan banyak bisnis mulai memahami pentingnya pemasaran viral, marketer berupaya memahami faktor-faktor suksesnya pemasaran viral. Berikut sejumlah faktor yang membantu pemasaran menjadi viral:

  • Social Currency

Jika berbagi suatu konten membuat pengguna terlihat baik di hadapan audiens mereka, mereka lebih cenderung untuk membagikannya. Pengguna bisa mendapatkan keterkaitan dengan merek bisnis atau pesan yang disampaikannya.

  • Trigger

Adanya trigger membuat pengguna terus membicarakan konten. Trigger adalah segala jenis rangsangan yang memicu atau menghubungkan pikiran dan ide bersama-sama. 

  • Emosi

Manusia adalah makhluk emosional. Jadi, pesan emosional adalah yang terbaik untuk menarik perhatian. 

  • Publik

Ketika pesan disajikan di tempat umum, orang cenderung membagikan pesan itu. Penyajian secara publik bertindak sebagai bukti sosial dari pesan tersebut. 

Jika pengguna melihat banyak dari orang terkenal menyebarkan pesan tertentu, mereka mungkin merasa lebih termotivasi untuk berbagi pesan tersebut juga.

  • Nilai

Cara terbaik agar pesan menjadi viral adalah memastikan bahwa pesan itu memiliki beberapa nilai praktis. Orang dengan senang hati menyebarkan pesan viral jika pesan tersebut turut membantu orang lain.

  • Pesan dalam bentuk cerita

Manusia berpikir dalam bentuk naratif. Ada sesuatu tentang cerita yang benar-benar menarik perhatian pengguna media sosial dan membuat mereka ingin menyebarkannya ke teman-teman dan kontak mereka. 

Sejumlah faktor pendukung viral marketing tersebut bisa menjadi daya tarik bagi pengguna sehingga membuat pemasaran kontenmu viral. 

Cara Kerja Viral Marketing

Dengan kata lain, tujuan dari setiap kampanye pemasaran viral adalah menciptakan konten yang berpotensi dibagikan oleh pengguna media sosial.

Salah satu ciri khas dari kampanye pemasaran viral adalah mengandalkan saluran sosial untuk mendistribusikan konten. Jika suatu konten dibagikan oleh sosial media personality atau selebriti yang populer, konten tersebut bisa “viral”.

Viral maksudnya yaitu menghasilkan ribuan atau bahkan jutaan tayangan, berbagi, dan bentuk interaksi lainnya. Semakin cepat dan sering suatu konten dibagikan, semakin besar kemungkinan konten itu menjadi viral.

Saat ini, pemasaran dari mulut ke mulut terjadi melalui saluran pemasaran digital. Pengguna berinteraksi dengan konten pemasaran dan membagikannya di platform sosial mereka. 

Satu kali berbagi di media sosial dapat mencapai ratusan, ribuan, atau bahkan jutaan orang hanya dengan satu sentuhan tombol. Berbagi di media sosial adalah versi pemasaran mouth to mouth yang jauh lebih efektif.

Manfaat Viral Marketing

Pemasaran viral melalui media sosial atau platform di internet lainnya membawa banyak manfaat. Berikut sejumlah manfaat dari viral marketing:

1. Jangkauan yang Lebih Luas

Pemasaran viral memungkinkan perusahaan untuk mencapai konsumen yang mungkin tidak menjadi target dalam kampanye pemasaran. 

Dengan konsumen secara sukarela berbagi informasi atau konten, pesan pemasaran dapat menyebar dengan cepat dan mencapai audiens yang lebih besar.

2. Pertumbuhan Cepat dan Eksponensial

Dukungan dari konsumen yang menyebarkan pesan atau konten berkontribusi besar. Hal ini dapat memicu pertumbuhan yang cepat dan eksponensial dari kampanye pemasaranmu. 

Alhasil, perusahaan mendapatkan popularitas dengan cepat di kalangan audiens yang luas.

3. Biaya Lebih Rendah

Biaya pemasaran viral umumnya lebih rendah daripada iklan tradisional. Ketika konsumen secara alami berbagi pengalaman positif mereka, perusahaan dapat mendapatkan eksposur tambahan tanpa biaya iklan yang besar.

Agar manfaat tersebut maksimal, perusahaan perlu merencanakan pemasarannya secara cermat. Potensi tersebut harus kamu manfaatkan untuk mendapatkan audiens sebanyak mungkin hingga viral.

Kelebihan dan Kekurangan Viral Marketing

Pada dasarnya setiap strategi pemasaran memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Berikut kelebihan dan kekurangan strategi viral marketing.

Kelebihan

Pemasaran viral memungkinkan perusahaan memasarkan produknya dengan lebih baik dalam menjangkau konsumen. 

Jangkauan yang lebih luas ini memungkinkan perusahaan untuk masuk ke pasar baru dan potensial memperluas basis pelanggannya.

Dari segi biaya juga lebih hemat. Iklan pada dasarnya gratis ketika konsumen dengan antusias berbagi pengalaman positif mereka dengan produk dan layanan perusahaan kepada orang lain.

Karena internet memungkinkan konten dibagikan dengan mudah dan cepat, pemasaran viral juga dapat memicu pertumbuhan interaksi yang cepat. Namun, seberapa cepat dan mudah konten dibagikan bergantung pada platform yang tepat.

Kekurangan

Terkadang, pemasaran viral memicu tanggapan yang berlawanan dengan yang diinginkan. 

Konsumen cenderung lebih sering berbagi berita negatif daripada berita positif. Ini karena orang memiliki respons emosional yang lebih kuat terhadap berita negatif. 

Selain itu, efek dari pemasaran viral sulit diukur karena sulit untuk menentukan apakah penjualan berasal dari konten tersebut. Tidak ada aturan tentang cara mengukur keberhasilannya.

Jika pelanggan percaya bahwa kampanye viral akan mengancam privasi dan keamanan mereka, mereka kemungkinan besar tidak akan berbagi. Akibatnya, misi pemasaran perusahaan gagal dan reputasinya dapat tercemar. 

Dengan demikian dapat kita simpulkan bahwa, viral marketing bisa juga memiliki kekurangan yang dampaknya kurang baik bagi perusahaan. 

Kelebihan:

  • Jangkauan yang lebih luas
  • Pertumbuhan lebih cepat
  • Biaya lebih rendah

Kekurangan:

  • Ulasan negatif
  • Sulit diukur
  • Tingkat virality rendah

Tips Menerapkan Viral Marketing

Setiap strategi pemasaran membutuhkan pendekatan khusus agar berhasil. Nah, berikut tips menerapkan pemasaran viral untuk mencapai tujuan pemasaran perusahaan.

1. Kenali Audiens

Langkah pertama dan paling penting dalam viral marketing adalah memahami ciri-ciri audiens. 

Pahami apa yang sedang diminati oleh audiens, format konten hingga kata kunci yang sering mereka gunakan. Dalam tahap ini, manfaatkan berbagai alat analitik seperti Google Analytics.

2. Eksploitasi Tren

Istilah ‘viral’ memiliki keterkaitan yang erat dengan tren. Oleh karena itu, pastikan setiap upaya viral marketing mampu mengidentifikasi tren apa yang sedang berkembang di media sosial.

3. Tingkatkan Emosi Audiens

Kunci keberhasilan pemasaran viral terletak pada kemampuan untuk membangkitkan emosi audiens. Buatlah konten dengan alur cerita yang menarik dan menyentuh. Dengan begitu, konten memiliki peluang lebih besar untuk dibagikan pengguna.Itulah pembahasan mengenai viral marketing. Kamu semakin paham gimana powerfulnya strategi ini.

Yuk, eksplorasi tren dan ciptakan strategi pemasaran yang viral dan berhasil! Selain viral marketing, kamu bisa terus update informasi terkini tentang marketing dan bisnis di artikel dari Ngalup.

Template Social Media
All in One
Siap Pakai!
  • Rahasia Content Guide
  • Content Calendar Paling Simpel
  • Kunci Copywriting Social Media
  • Template Report Keren
  • Panduan Brand Guideline Social Media
  • Content Plan dan Rahasianya
Template Social Media
All in One
Siap Pakai!
  • Rahasia Content Guide
  • Content Calendar Paling Simpel
  • Kunci Copywriting Social Media
  • Template Report Keren
  • Panduan Brand Guideline Social Media
  • Content Plan dan Rahasianya
Template Social Media
All in One
Siap Pakai!
  • Rahasia Content Guide
  • Content Calendar Paling Simpel
  • Kunci Copywriting Social Media
  • Template Report Keren
  • Panduan Brand Guideline Social Media
  • Content Plan dan Rahasianya